topmetro.news, Medan – Politisi muda Partai Demokrat, Ahmad Afandi Harahap, menyoroti pelayanan perbaikan Lampu Penerangan Jalan (LPJ) di Kota Medan yang dinilainya belum merata.
Ia meminta Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Medan, Irsan Idris Nasution, terutama terkait perencanaan dan pembagian personel.
Menurut Afandi, penanganan kerusakan LPJ saat ini terkesan terpusat di satu kecamatan, sementara pengaduan dari wilayah lain harus menunggu antrean. Kondisi tersebut dinilai perlu dibenahi agar masyarakat di seluruh wilayah memperoleh pelayanan yang sama.
“Medan memiliki 21 kecamatan dan 151 kelurahan. Kalau perbaikan lampu jalan hanya difokuskan di satu kecamatan, bagaimana dengan masyarakat di kecamatan lain yang juga membutuhkan pelayanan?” ujar Afandi.
Ia menegaskan, LPJ merupakan fasilitas publik yang berperan penting dalam menunjang kenyamanan serta keselamatan warga, khususnya pada malam hari. Karena itu, setiap laporan kerusakan perlu ditangani berdasarkan tingkat urgensi dengan sistem kerja yang terencana dan terukur.
Afandi juga menyoroti perubahan sistem pelayanan setelah sebelumnya terdapat Unit Pelaksana Teknis (UPT) di sejumlah kecamatan yang dinilai dapat mempercepat penanganan pengaduan masyarakat.
“Perlu diketahui apa yang menjadi dasar perubahan sistem pelayanan sekarang. Jangan sampai sistem yang diterapkan justru membuat masyarakat harus menunggu lebih lama,” katanya.
Ia meminta Dinas Perhubungan Medan memperjelas mekanisme penerimaan laporan, pembagian wilayah kerja petugas, penentuan skala prioritas, hingga target waktu penyelesaian. Menurutnya, peningkatan pelayanan tidak selalu harus dilakukan dengan menambah personel atau anggaran, tetapi juga dapat melalui optimalisasi sumber daya yang tersedia.
Afandi berharap Rico Waas bersama Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut. Evaluasi diperlukan untuk memastikan pelayanan publik berjalan profesional, merata, dan responsif terhadap kebutuhan warga.
“Pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas. Jangan sampai warga yang mengeluhkan lampu jalan padam harus menunggu terlalu lama hanya karena sistem kerja yang kurang efektif,” tegasnya.
reporter | Thamrin Samosir

